Kategori
Rekreasi

Spot Wisata Bahari di Labuan Bajo

Spot Wisata Bahari yang Bisa Dikunjungi di Labuan Bajo, Yuk Main!

Spot Wisata Bahari di Labuan Bajo – Tidak hanya unggul sebagai destinasi wisata bahari Indonesia dan pulau Komodo, Labuan Bajo memiliki tempat yang romantis bernama Bukit Cinta. Berbagai tekanan pekerjaan dan kehidupan kota yang dinamis membuat kita jadi rentan stres.

Untuk itu, rehat dari hiruk pikuk perkotaan dan berlibur ke tempat wisata alam menjadi hal yang sangat diinginkan semua orang yang sudah jenuh dengan tekanan kehidupan kota. Tapi tidak perlu jauh-jauh, ada banyak tempat wisata #DiIndonesiaAja yang layak untuk kamu sambangi.

Salah satu tempat yang bisa mengobati jiwamu yang penat ini adalah Labuan Bajo. Labuan Bajo merupakan desa yang berada di Nusa Tenggara Timur yang menawarkan wisata bahari yang mengagumkan sehingga ada banyak tempat yang bisa dikunjungi untuk snorkeling, scuba diving, atau sekadar bermain air.

Yuk, kita bahas beberapa Download Poker IDNPlay Android spot wisata bahari yang bisa kamu kunjungi di Labuan Bajo.

Pulau Taka Makassar

Walaupun memiliki embel-embel Makassar, tempat ini sama sekali tidak berada di Makassar. Taka Makassar merupakan pulau tak berpenghuni yang berada di Nusa Tenggara Timur. Selain tak berpenghuni, pulau ini juga memiliki ukuran yang sangat kecil, sehingga hanya ada saat air laut sedang surut.

Pulau Taka Makassar memiliki hamparan pasir putih dengan rimbunan ilalang. Kualitas air di sini masih sangat jernih dan memiliki pemandangan laut yang indah. Karenanya, tak heran jika Pulau Taka Makassar menjadi tempat favorit snorkeling.

Selain banyaknya jenis ikan, jika beruntung kamu bisa berjumpa dengan ikan pari manta. Pari manta adalah spesies ikan pari terbesar yang jinak dan tidak menyengat. Walaupun begitu, kamu tidak boleh menyentuhnya karena hewan ini termasuk spesies hewan yang dilindungi.

Arus perairan di sekitar Pulau Taka Makassar cukup deras, sehingga kamu yang belum berpengalaman sebaiknya cukup berenang di tepian saja. Tapi tenang, walaupun hanya berenang di bagian tepi, pemandangan bawah airnya dijamin tidak akan mengecewakan.

Pulau Komodo

Sama seperti namanya, pulau Komodo merupakan rumah bagi ribuan ekor komodo, hewan endemik Indonesia. Pulau Komodo sendiri masuk dalam wilayah Taman Nasional Komodo, yang merupakan salah satu warisan budaya UNESCO. Oleh sebab itu, tidak afdol rasanya jika saat berada di Labuan Bajo, kamu tidak mampir ke Ppulau Komodo.

Selain melihat komodo secara langsung, pulau Komodo juga menawarkan pesona alam yang indah. Juga, untuk kamu yang ingin mengeksplor kehidupan bawah air di sini, kamu akan disuguhi dengan sensasi berenang bersama kura-kura dan ikan cantik dengan pemandangan nan indah. Menarik sekali, ya? Pulau Komodo memang layak disebut sebagai #WonderdulIndonesia.

Pink Beach

Pantai berpasir merah muda bukanlah hal yang umum dijumpai. Beruntungnya, di Indonesia kamu bisa menemukan pantai dengan pasir merah muda yang indah.

Pantai ini adalah Pink Beach yang ada di Labuan Bajo. Konon, warna merah muda pada pasir Pink Beach berasal dari kontaminasi koral yang hancur. Karenanya, selain pasir pantai yang berwarna merah muda, hamparan koral yang indah di bawah laut juga menjadi tujuan para turis berkunjung ke Pink Beach. Ditambah, beragam jenis ikan nan cantik membuat snorkeling di Labuan Bajo menjadi pengalamanmu yang tak akan terlupakan.

Sayangnya, pasir merah muda yang menjadi daya tarik Pink Beach mulai pudar lantaran ulah turis nakal yang suka membawa pulang koral maupun pasir pantai. Padahal, perbuatan ini sebenarnya telah dilarang oleh undang-undang. Duh, miris sekali ya?

Pulau Padar

Pulau Padar memiliki bentuk yang abstrak dengan hamparan perbukitan yang sangat unik jika dilihat dari atas. Pulau Padar juga masuk dalam salah satu situs warisan budaya UNESCO karena memiliki pemandangannya alam yang indah. Karenanya, tempat ini sangat cocok untuk kamu yang hobi berburu foto.

Untuk mendapatkan foto yang istimewa, kamu perlu mendaki bukit agar bisa mendapatkan view dari atas. Walaupun cukup melelahkan, tapi pemandangan alam pulau Padar yang indah dijamin akan memanjakan mata. Selain itu, disarankan juga kamu ke sini saat masih pagi agar tidak terlalu terik. Begitu sampai atas, kamu bisa berfoto dengan lanskap pulau Padar yang abstrak dan air yang biru.

Selain pemandangan yang menakjubkan, pulau Padar juga dikelilingi oleh tekuk berpasir putih yang indah dan beberapa laut yang menjadi spot favorit bermain air karena menawarkan pemandangan laut yang memesona.

Pulau Rinca

Bukan hanya di Pulau Komodo, ternyata Pulau Rinca juga merupakan rumah bagi ribuan komodo. Walaupun jumlahnya tak sebanyak di Pulau Komodo, tapi kamu tetap bisa puas melihat komodo di Pulau Rinca.

Pulau Rinca memiliki luas yang lebih kecil daripada Pulau Komodo. Tetapi pesona alamnya tidak kalah indah dari pulau Komodo.

Pulau Rinca memiliki kontur geografis berupa padang savana yang sangat epik untuk berfoto ria. Selain melihat komodo, kamu juga bisa bertemu dengan hewan lain yang yang umumnya merupakan mangsa bagi komodo, seperti rusa, babi hutan, kerbau, dan burung. Selain itu, di sekitar pulau Rinca juga terdapat pantai indah berpasir putih.

Demikianlah beberapa spot wisata alam di Labuan Bajo yang layak untuk kamu coba. Jika kamu berkesempatan untuk traveling ke sana, jangan lupakan protokol kesehatan yang sedang berlaku.

Kategori
Rekreasi

Wisata Antimainstream di Bali

Rekomendasi Wisata Antimainstream di Bali yang Jauh dari Keramaian

Wisata Antimainstream di Bali – Banyak orang mencari tempat wisata Bali antimainstream tahun ini agar tak bosan ke tempat yang itu-itu saja. Anda sedang berencana pergi liburan ke Bali? Ya, Pulau Dewata ini memang surganya para pecinta travelling.

Bali merupakan salah satu Aplikasi IDN Poker pulau tujuan wisata dengan beragam destinasi yang unik dan menarik untuk dikunjungi. Selama ini Bali terkenal dengan pantainya yang eksotis, seakan tujuan utama wisatawan ke Bali adalah berkunjung ke pantainya.

Namun ternyata, selain pantai, Bali memiliki beberapa destinasi antimainstrem yang tentunya jarang di kunjungi oleh wisatawan. Bisa dibilang bahwa destinasi wisata ini masih sepi pengunjung. 

Berikut list destinasi wisata di Bali yang antimainstream dan tentunya memiliki suasana tenang dan nyaman.

Kolam Pemandian Tirta Ujung, Karangasem

Kolam pemandian Tirta Ujung yang berlokasi di Kabupaten Karangasem, memiliki keunikan tersendiri dibanding dengan kolam pemandian yang biasa kamu temui. Airnya yang jernih ternyata berasal dari sumber mata air asli, sehingga bisa dibayangkan betapa dingin dan sejuknya ketika kamu berenang disini. Ditambah lokasinya yang berada di tengah area persawahan membuat suasana menjadi makin tenang.
Untuk menuju lokasi, kamu perlu berjalan kaki dari tempat parkir melewati area persawahan sepanjang 100m.
Tiket masuk di destinasi ini sangat terjangkau, hanya Rp 2.000 saja kamu bisa menikmati indahnya alam sembari berenang bersama keluarga atau kerabat. Sangat seru bukan?

Bukit Asah, Karangasem

Bukit Asah merupakan salah satu destinasi wisata di Bali yang bisa kamu jadikan sebagai tempat piknik bersama keluarga atau pasangan. Indahnya hamparan karang dan birunya laut bisa kamu nikmati di atas tebing bukit ini. Ada juga spot romantis bersama pasangan untuk melihat pemandangan matahari terbit (sunrise).

Kamu hanya perlu membayar Rp5.000 saja untuk tiket masuk di destinasi ini. Lokasinya berada di Desa Bugbug, Karangasem.

Bukit Teletubbies, Nusa Penida

Hamparan perbukitan nan hijau ini dijuluki sebagai Bukit Teletubbies, karena bentuknya yang menyerupai bukit-bukit yang ada di tayangan film kartun, Teletubbies. Destinasi wisata ini sangat cocok sebagai tempat pelarian dari penatnya pekerjaan kamu.
Waktu yang pas untuk berkunjung di destinasi ini yaitu setelah musim hujan, karena tanaman yang ada dibukit ini akan tumbuh subur dan menghijau.

Bukit Mende, Kintamani

Apakah kamu suka mendaki? Bukit Mende tempat yang cocok untuk dijadikan lokasi mendaki. Selain tempatnya yang sunyi dan tenang, bukit ini memiliki track yang tidak terlalu susah untuk di lewati, sangat cocok buat kamu sebagai pendaki pemula.

Satu hal yang menarik di sini adalah kamu tidak perlu membayar untuk tiket masuk, alias gratis. Lokasinya berada di Desa Subaya, Kintamani, Kabupaten Bangli.

Kebun Matahari Bunga Angsoka, Singaraja

Sudah bisa dibayangkan ketika kamu berkunjung di kebun bunga matahari pastinya akan disambut dengan ribuan bunga cantik berwarna kuning ini. Selain bisa menyegarkan mata dari paparan gadget, kamu juga bisa jadikan kebun bunga matahari Angsoka sebagai latar belakang foto keren kamu. Tempatnya yang instagramable cocok buat kamu yang suka banget selfie dan foto-foto.
Kebun Bunga Matahari Angsoka bermekaran sepanjang tahun, jadi kamu bisa datang kapan saja untuk berkunjung ke destinasi ini.
Lokasinya berada di Simantri 551, Singaraja, Bali.

Gunung Batur, Desa Pinggan

Rekomendasi selanjutnya yaitu menikmati pemandangan gunung Batur dari Desa Pinggan. Suasana sunyi dan tenang ditambah pemandangan gunung api aktif membuat kamu selalu mensyukuri keindahan alam yang telah Tuhan berikan.

Momen yang paling pas untuk berkunjung di destinasi ini yaitu ketika sore hari. Pemandangan matahari terbenam akan sangat terlihat, serta siluet gunung dengan latar belakang cahaya bintang akan sangat jelas ketika menjelang malam.

Lokasinya brada di Desa Pinggan, Kintamani.

Tukad Melangit, Antugan

Tukad Melangit merupakan destinasi wisata cocok buat kamu yang suka tantangan. Sesuai dengan namanya yaitu melangit, kamu akan merasa berada di langit ketika sampai pada rumah pangung dari bambu setinggi 300 meter. Di atas panggung yang berasal dari bambu tersebut kamu dapat melihat hijaunya hampaan perbukitan dan birunya langit.

Tiket masuk di destinasi ini cukup terjangkau yaitu Rp10.000 untuk dewasa dan Rp5.000 untuk anak-anak. Lokasinya berada di Banjar Antugan, Desa Jehem. Kecamatan  Tembuku, Bangli.

Ladang Bunga Gemitir, Desa Temukus

Tak kalah cantiknya dengan hamparan kebun bunga matahari yang ada di Angsoka, kini kamu juga bisa melihat hamparan Ladang Bunga Gemitir di Desa Temukus. Bunga Gemitir adalah bunga khusus yang digunakan oleh orang Bali sebagai ritual keagamaan mereka. Bisa dibayangkan apabila kamu berada di antara indahnya bunga-bunga berwarna jingga ini.

Untuk bisa masuk di Ladang Bunga Gemitir, kamu disarankan untuk meminta izin terlebih dahulu dengan warga lokal. Waktu yang pas untuk berkunjung ke destinasi ini yaitu sebelum masa panen tiba, biasanya sebelum hari raya keagamaan umat Hindu di Bali.

Belayu Florist, Tabanan

Indahnya hamparan bunga celosia berwarna merah dan kuning dapat memanjakan mata kamu nih. Ribuan bunga warna-warni ini juga bisa dijadikan spot foto keren kalian bersama pasangan. Lokasinya berada di Batannyuh, Marga, Kabupaten Tabanan.

Untuk bisa masuk di destinasi ini kamu cukup membayar Rp5.000 saja per orang, cukup murah bukan? Di sini juga ada tempat persewaan topi buat kamu para cewek sebagai aksessoris pelengkap outfit kamu.

Nah, itu tadi beberapa rekomendasi destinasi wisata antimainstream di Bali yang bisa kamu kunjungi bersama keluarga ataupun teman. Mana yang paling menarik hatimu?

Kategori
Rekreasi

Wisata Alam di Indonesia yang Kental Unsur Legenda

Wisata Alam di Indonesia yang Kental Unsur Legenda Selain Danau Toba

Wisata Alam di Indonesia yang Kental Unsur Legenda – Bumi Pertiwi memang memiliki kekayaan alam dan budaya yang sangat luar biasa. Tak heran jika wisatawan dari berbagai penjuru dunia berdatangan untuk mengalami sendiri keajaiban alam dan budaya di Indonesia.

Danau Toba adalah salah satu Agen IDN Poker Indonesia wisata alam di Indonesia yang mencuri perhatian. Bukan hanya panoramanya yang luar biasa indah, eksotisnya danau Toba diselimuti pula oleh legenda yang cukup terkenal di Indonesia.

Selain danau Toba, lima wisata alam di Indonesia ini juga kental dengan unsur legenda. Apakah kamu pernah mengunjunginya?

Danau Tondano

Beda hal dengan danau yang berada di Sulawesi Utara, ini yang menyimpan kisah sepasang kekasih berujung petaka. Penyebabnya berawal dari Maharimbow, anak dari Tonnas wilayah utara berikrar tidak menikah selagi orang tuanya masih hidup.

Begitu juga dengan Marimbow anak dari Tonnas wilayah selatan. Tapi, mereka dipertemukan oleh takdir dan menikah. Janji yang tidak ditepati mengakibatkan gempa dan gunung meletus. Jadilah danau yang kini dikenal dengan nama Tondano.

Danau dan Gunung Batur

Berdasarkan legenda yang berkembang di masyarakat sekitar, dahulu terdapat seorang anak laki-laki yang tumbuh besar layaknya raksasa, bernama Kebo Iwa. Ia terkenal rakus terhadap makanan.

Untuk memenuhi isi perut, Kebo Iwa mengganggu warga sekitar supaya mau memberinya makan. Karena resah dan khawatir perbuatan Kebo Iwa semakin menjadi, para warga membuat rencana yaitu dibuatkan galian air untuk mengaliri sawah.

Permintaan itu disanggupi Kebo Iwa. Di waktu bersamaan saat Kebo Iwa menggali tanah, masyarakat sekitar mengumpulkan batu kapur. Air mulai muncul dari permukaan tanah. Kebo Iwa pun lelah dan beristirahat hingga ketiduran.

Masyarakat memanfaatkan waktu tersebut dengan melempar batu ke galian air hingga volume air meningkat. Kebo Iwa pun tenggelam. Galian air menjadi danau, sedangkan tumpukan batu kapur menjadi gundukan tanah yang dikenal sekarang Gunung Batur.

Danau Lau Kawar

Danau Lau Kawar terletak di bawah kaki Gunung Sinabung, Karo, Sumatera Utara. Di balik berkilaunya cahaya yang memantul dari air danau, menyimpan legenda tentang kesalahpahaman yang terjadi antara orang tua dan anak diakibatkan oleh sang cucu.

Dikisahkan, Kawar meminta anaknya untuk mengantar bekal untuk sang nenek. Di tengah perjalanan sang anak lapar dan memakannya habis. Bekal yang dibawakan untuknya berisi tulang belulang, membuat ibu murka, menganggap Kawar durhaka. Ibu dari Kawar bersumpah serapah. Desa yang mereka huni pun menjadi Danau Lau Kawar.

Pantai Karang Bolong

Di Indonesia terdapat banyak pantai bernama Karang Bolong. Masing-masing memiliki legenda. Salah satu yang menarik perhatian adalah Pantai Karang Bolong di Kebumen, Jawa Tengah.

Bermula karena istri Pangeran Kartasura yang sakit. Sang pangeran mendapatkan ilham jika obat untuk istrinya ada di pantai selatan. Tempat yang dimaksud mengarah ke Pantai Karang Bolong. Ia pun meminta Adipati Surti yang tak lain adalah tangan kanannya, untuk pergi ke sana.

Di Pantai Karang Bolong, Adipati Surti mendapatkan obat yang dimaksud (bunga karang) berkat Nyi Roro Kidul. Tapi, terdapat syarat setelahnya yaitu Adipati Surti harus menikahi Nyi Roro Kidul. Syarat tersebut disanggupi yang berdampak melimpahnya hasil sarang walet di sekitar pantai.

Pulau Kemaro

Kamu pasti sudah gak asing lagi dengan legenda Pulau Kemaro di Palembang? Legenda pulau ini mengisahkan sejoli berbeda keyakinan yaitu Tan Bun An dan Siti Fatimah.

Saat perjalanan pulang setelah meminta restu pernikahan kepada orang tua, Tan Bun An dihadiahi tujuh guci. Sempat kecewa karena guci tersebut berisi sawi asin, Tan Bun An membuangnya ke Sungai Musi. Tan Bun An akhirnya menyesal karena dibalik tumpukan sawi asin pada guci terdapat harta karun. Ia mendapatinya ketika salah satu guci yang dibuang ke sungai pecah.

Tan Bun An menyelam ke sungai, diikuti oleh pengawalnya. Karena tak kunjung nampak ke permukaan sungai, Siti Fatimah ikut menyelam. Nasib nahas menimpa mereka karena hilang di Sungai Musi.

Nah, itu tadi legenda yang melekat pada wisata alam di Indonesia selain Danau Toba. Percaya atau tidak, masing-masing legenda sebenarnya memberikan nilai moral yang dapat dijadikan pembelajaran. Ada lagi wisata alam kental unsur legenda yang kamu ketahui? Tulis jawaban kamu di kolom komentar, ya!

Kategori
Travel

Fakta Menarik dari Hutan Kertas

Wisata Alam di Karawang, Intip Fakta Menarik dari Hutan Kertas

Fakta Menarik dari Hutan Kertas – Hutan Kertas Karawang bisa jadi pilihan wisata apik bagi Teman Traveler yang ingin melepas lelah di tengah perjalanan Karawang-Jakarta atau sebaliknya. Suasana sekitarnya sangat tenang dan efektif untuk membuat pikiran rileks.

Memasuki masa adaptasi kebiasaan baru atau new normal membuat masyarakat mulai mengunjungi berbagai tempat rekreasi. Meskipun dibuka dengan harus memenuhi protokol kesehatan, hal itu tidak menyulitkan masyarakat untuk tetap berekreasi.

Di Karawang sendiri ada begitu banyak tempat rekreasi, mulai dari wisata peninggalan sejarah hingga ke wisata alam. Salah satu wisata alam yang baru-baru ini sempat menjadi perbincangan dan viral ini bernama Hutan Kertas. Tempat wisata ini sempat menjadi bahan perbincangan di media sosial karena tempatnya yang instagramable dan kekinian banget.

Namun, siapa sangka bahwa tempat ini pun memiliki fakta menarik yang wajib kamu ketahui. Simak faktanya berikut ini:

Ide kreatif dari pemuda setempat

Lahirnya ide wisata hutan kertas ini berasal dari para pemuda setempat yang patut diacungi jempol mengenai kreatifitasnya dalam menyulap pohon-pohon kertas ini menjadi tempat wisata yang instagramable sekali. Bahkan pengunjungnya pun tidak hanya datang dari masyarakat lokal saja, melainkan juga berasal dari luar Karawang.

Nggak cuma jadi tempat wisata, tapi juga bisa berfungsi sebagai tempat pre wedding

Sebelum dibuka untuk umum, sudah banyak yang melakukan sesi foto pre wedding di hutan kertas tersebut. Namun, saat itu keadaannya belum sebagus saat ini. Karena saat itu hutan kertas itu masih dikelilingi dengan rumput dan alang-alang. Hingga akhirnya mulai banyak yang berdatangan walau hanya sekadar mengambil foto entah untuk foto pribadi atau untuk foto pre wedding. Hal itulah yang pada awalnya mendasari para pemuda tersebut untuk menghias hutan kertas tersebut dan menjadikannya tempat wisata.

Wisata Hutan Kertas berawal dari kawasan Hutan Eukaliptus milik sebuah perusahaan kertas lokal

Lahannya merupakan milik perusahaan kertas setempat 

Lahan Hutan Kertas itu bukanlah milik pemerintah Karawang, melainkan lahan milik sebuah perusahaan kertas yang terletak tidak jauh dari lokasi tersebut. Pihak perusahaan mengakui bahwa pada awalnya, menanam pohon kertas itu untuk digunakan sebagai stok bahan baku dalam pembuatan kertas dan sebagai sarana penghijauan.

Harga tiket masuk yang terjangkau

Dikelola oleh pemuda setempat, tentu membuat harga tiket masuk wisata Hutan Kertas itu sangat terjangkau.

Kamu nggak perlu mengeluarkan banyak uang untuk bisa menikmati suasana rindang dan instagramable dari wisata hutan kertas ini. Cukup dengan uang Rp10.000, kamu sudah bisa masuk dan menikmati suasana hutan kertas tersebut. Namun, untuk hari libur akan dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp15.000.

Tak hanya itu saja, kamu pun bisa berfoto di spot-spot yang disediakan secara gratis.

Itulah fakta menarik mengenai Hutan Kertas yang letaknya ada di Karawang ini. Semoga pandemi ini segera mereda sehingga kamu bisa berkunjung ke sana ya!

Kategori
Rekreasi Travel

Wisata di Pulau Jawa, Mampu Menyegarkan Mata

Destinasi Wisata di Pulau Jawa yang Mampu Menyegarkan Mata

Wisata di Pulau Jawa, Mampu Menyegarkan Mata – Sebagai orang yang hobi jalan-jalan, tentunya banyak sekali keinginan untuk mengunjungi tempat-tempat wisata di seluruh nusantara. Tapi gak usah jauh-jauh dulu deh.

Di Pulau Jawa saja, berapa banyak sih tempat-tempat wisata menarik yang patut dikunjungi. Indonesia memiliki beragam keindahan alam yang menarik untuk dijelajahi, salah satunya di Pulau Jawa.

Keindahan alam yang didominasi dengan pepohonan hijau, udara segar, dan pemandangan yang indah tentunya akan membuat liburan kamu terasa tenang dan menyenangkan.

Berikut destinasi wisata dengan keindahan alam yang menyegarkan mata.

  • Umbul Kopi Sidomukti

Salah satu tempat wisata yang berada di lereng pegunungan ini berlokasi di Desa Sidomukti, Jl. Goa Jepang, Jimbaran, Kec. Bandungan, Kab. Semarang.

Umbul Sidomukti ini menyajikan pemandangan alam yang indah dan dapat juga menikmati indahnya kota Semarang. Selain pemandangannya yang indah, ada beberapa fasilitas yang bisa didapat seperti pondok kopi, kolam renang, flying fox dan masih banyak lagi.

Harga tiket masuk Umbul Sidomukti yaitu Rp 10.000 per orang saat weekday dan Rp 15.000 per orang saat weekend.

  • Kebun Raya Cibodas

Kebun raya yang terletak di Sindangjaya, Kec. Cipanas, Kab. Cianjur, Jawa Barat ini memiliki keindahan alam yang memesona. Luas tanahnya 84,99 hektar dengan ketinggian kurang lebih 1300 s.d. 1.425 meter di atas permukaan laut. Curah hujan di sana juga tergolong tinggi yaitu 2.950 mm per tahun.

Harga tiket masuknya Rp16.500 orang. Fasilitas yang bisa ditemukan di sana antara lain Rumah Kaca, Taman Sakura, Air terjun Cibeureum, Araucaria Avenue, Taman Lumut, Taman Rhododendron, Jalan Air, dan berbagai koleksi tanaman Indonesia.

Kampung Cai Ranca Upas

Salah satu destinasi wisata hits di daerah Jawa Barat ini berlokasi di Jl. Raya Ciwidey-Patengan km.11 Kec.Rancabali, Kab.Bandung. Ranca upas ini memiliki luas 215 hektar dan berada pada 1700m di atas permukaan laut dengan suhu udara berkisar antara 17-20°C.

Harga tiket masuknya pun tergolong murah yaitu Rp15.000 per orang. Fasilitas yang terdapat di sana antara lain outbond, penangkaran rusa, kolam renang air hangat, dan camping ground.

Jika kamu tertarik untuk berkemah di sana, terdapat tempat persewaan tenda dan alat-alat camping dengan harga terjangkau. Menarik bukan?

  • Embung Batara Sriten

Salah satu destinasi wisata yang belum lama ada di Gunungkidul ini terletak di Sriten, Pilangrejo, Nglipar, Kab. Gunungkidul.

Embung atau telaga buatan ini terletak pada Puncak Batur Agung dengan ketinggian 859 mdpl. Karena lokasinya yang terletak di puncak maka pemandangan yang disuguhkan pun tidak dapat dipungkiri keindahannya.

Harga tiket masuk pun sangat murah yakni Rp 4.000 dengan fasilitas tempat parkir luas, warung makan, gazebo, pendopo, dan banyak spot untuk berfoto.

  • Ayana Gedongsongo

Destinasi wisata satu ini berlokasi di Kawasan Candi Gedongsongo, Krajan, Banyukuning, Kec. Bandungan, Semarang. Banyak spot foto keren dan tentunya instagramable yang terdapat disana. Pemandangan yang memesona juga merupakan daya tarik tersendiri dengan latar pegunungan, awan, langit biru, dan perbukitan.

Untuk dapat masuk ke dalam Ayana ini harus membeli tiket masuk Candi Gedongsongo terlebih dahulu sebesar Rp 10.000. Setelah itu akan ada loket tiket masuk Ayana dan harus membayar sebesar Rp 25.000.

Nah itu tadi destinasi wisata yang dapat kamu kunjungi di Pulau Jawa. Menarik dan memesona bukan pemandangannya? Yuk mulai dari sekarang menabung untuk mulai berpiknik lagi setelah pandemi COVID-19 ini selesai.