Kategori
Uncategorized

Lagi Krisis Keuangan? Biar Tetap Harmonis dengan Pasangan

Lagi Krisis Keuangan? Biar Tetap Harmonis dengan Pasangan.Memang uang bukan segalanya. Tetapi untuk memenuhi kebutuhan hidup, seperti beli beras, bayar tagihan listrik dan air, sampai ke toilet umum saja butuh uang. yang lkita rangkum oleh victoriaramada

Disupport oleh Poker Online Deposit Dana

Apalagi buat kamu yang sudah menikah dan punya anak. Pasti kebutuhan semakin meningkat, karena harus membiayai pendidkan anak dan investasi untuk masa depan.

Walaupun kamu dan pasangan sama-sama bekerja, punya penghasilan tetap, namun ada kalanya mengalami paceklik. Kondsi keuangan sulit, sehingga harus ekstra hemat dalam membelanjakan uang.

Inilah roda kehidupan. Kadang kamu dan pasangan sedang banyak uang, dan kadang pula harus makan cuma pakai nasi sama lauk garam.

Meski kondsi keuangan sedang susah, jangan sampai kamu dan pasangan bercerai berai. Begini caranya agar tetap bahagia dan mesra dalam menjalani kehidupan, termasuk saat dlilit krisis keuangan

1. Tetap terbuka kepada pasangan

Di saat krisis keuangan, kamu dan pasangan harus tetap saling percaya dan terbuka satu sama lain. Tepis rasa curiga yang datang.

Misalnya kamu curiga, pasanganmu menghambur-hamburkan uang atau menyembunyikan uang diam-diam di suatu tempat.

Bila hati dan pikiran dpenuhi rasa curiga, maka yang akan timbul adalah prasangka buruk dan keributan tak berujung. Inilah pentingnya bersikap saling terbuka, baik dari pemasukan maupun setiap pengeluaran kalian.

Jangan sampai ada yang tutup-tutupi. Sebab jika ketahuan, akibatnya bisa fatal. Kamu dan pasangan dapat terlibat pertengkaran hebat, bahkan mudah sekali mengucap talak.

2. Jangan menghakimi kondisi keuangan pasangan

Meskipun pemicu utama krisis adalah karena sikap pasangan yang boros, sebaiknya jangan mempertegas hal ini d depannya. Ini pertanda kalau kamu sedang berusaha menghakimi atau menyudutkannya, dan bisa membuatnya semakin terpuruk.

Tidak ada yang perlu dihakimi di sini. Justru dalam kondsi seperti ini, kamu dan pasangan seharusnya saling mengingatkan. Mencari solusi bersama-sama agar pemborosan tidak terjad lagi.

Diskusikan bersama sambil minum secangkir teh. Gunakan bahasa yang santun, tidak pakai ngegas, dan dselingi dengan canda tawa yang dapat menghibur satu sama lain.

Yakinkan satu sama lain, bahwa krisis keuangan ini bukan beban salah satu dari kalian. Tetapi beban yang dipikul dan diselesaikan bersama.

remssjt26yupbcgldar4 - Lagi Krisis Keuangan? Biar Tetap Harmonis dengan Pasangan Buat daftar keuangan yang baru

3. Menata ulang anggaran rumah tangga

Saat kesulitan keuangan, coba tata ulang keuangan rumah tanggamu. Buat daftar keuangan yang baru dengan memangkas besar-besaran anggaran yang tidak diperlukan atau yang sifatnya masih bisa ditunda, seperti beli baju, pergi liburan, atau membelikan anak mainan.

Utamakan kebutuhan prioritas, seperti kebutuhan dapur, bayar cicilan utang, tagihan listrik dan air, kuota internet, biaya SPP anak, uang transport, asuransi, dan lainnya.

4. Berusaha hidup hemat

Kamu dan pasangan harus berhemat. Mengencangkan ikat pinggang. Ingat, ini beban finansial kalian berdua.

Kurangi kebiasaan makan di luar, belanja di supermarket, borong pakaian. Mulai dengan memasak makanan sendiri di rumah, membawa bekal makan ke sekolah dan ke kantor, stop jajan kopi kekinian, dan lainnya.

Penghematan yang kamu dan pasangan lakukan secara konsisten dan disiplin, perlahan akan membebaskanmu dari jerat krisis finansial. Keuangan rumah tangga akan kembali stabil seperti dulu.

vuxlor8rm0pez6arsvjw - Lagi Krisis Keuangan? Biar Tetap Harmonis dengan Pasangan Diskusi dan mencari solusi bersama agar keluar dari krisis finansial

5. Lakukan hal-hal untuk menjaga keharmonisan

Terkadang d tengah krisis keuangan, kamu dan pasangan bisa lebih peduli satu sama lain. Lebih banyak menyisihkan waktu untuk berdskusi membahas keuangan yang sebelumnya tak pernah dlakukan.

Hal sederhana untuk menjaga keharmonisan keluarga. Memupuk rasa kasih sayang kepada pasangan. Kamu menjad orang yang beruntung karena pasangan tidak meninggalkanmu saat kesulitan ekonomi, pun sebaliknya