Kategori
Rekreasi

8 Juta Orang Di Perkirakan Akan Berlibur saat Libur Natal & Tahun Baru

8 Juta Orang Di Perkirakan Akan Berlibur saat Libur Natal & Tahun Baru

8 Juta Orang Di Perkirakan Akan Berlibur saat Libur Natal & Tahun Baru – Rekreasi merupakan sebuah kebutuhan yang sangat penting bagi kehidupan manusia, ketika melakukan kegiatan rekreasi seseorang akan mendapatkan kepuasan tersendiri. … Rekreasi yang dapat di lakukan seseorang antara lain rekreasi edukatif, rekreasi kultural, dan lain-lain.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan puncak arus penumpang dan kendaraan di prediksi terjadi pada 23 sampai dengan 24 Desember 2020. Sementara itu, untuk puncak arus baliknya di prediksi terjadi pada 2 sampai dengan 4 Januri 2021.

“Kemenhub melakukan upaya antisipasi adanya lonjakan poker deposit pulsa penumpang dan kendaraan pada libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru).”  Kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangan resminya,

1. Jumlah penumpang saat Natal dan Tahun Baru 2021 di prediksi turun 52 persen

Budi Karya mengungkapkan, jumlah penumpang untuk angkutan Nataru pada tahun ini di prediksi mencapai 8,97 juta orang. Jumlah ini turun hingga 52 persen di banding dengan 2019. Penumpang angkutan bus di prediksi mengalami penurunan sebesar 83,6 persen. Angkutan penyeberangan naik sebesar 6 persen, angkutan kereta api turun 74,1 persen. Angkutan laut turun sebesar 45,6 persen, dan angkutan udara turun sebesar 53,7 persen.

Untuk memenuhi kebutuhan angkutan pada libur Nataru, pemerintah telah menyiapkan moda angkutan jalan sebanyak 50.317 unit bus (AKAP, AKDP dan Pariwisata). sama dengan jumlah sarana pada 2019. Moda angkutan penyeberangan di siapkan sebanyak 218 kapal Ro-Ro, turun sebesar 4,3 persen dari 2019.

Kemudian, moda angkutan perkeretaapian di siapkan sebanyak 276 unit kereta api, (turun 31,6 persen dari 2019). Moda angkutan laut di siapkan sebanyak 1.186 unit kapal (turun 8,2 persen dari Tahun 2019). Moda angkutan udara di siapkan sebanyak 442 unit pesawat, turun 10,7 persen dari 2019.

“Kami instruksikan seluruh operator agar tetap memberlakukan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah terjadinya penularan dan peningkatan kasus COVID-19 usai libur Nataru,” imbuh Budi Karya.

2. Kemenhub bakal kaji pembatasan angkutan barang saat libur Nataru
antarafoto penindakan truk tanah di tangerang 04052020 fzn 1 07a306c44f1c767cea6e5b2fd2ba8a30 - 8 Juta Orang Di Perkirakan Akan Berlibur saat Libur Natal & Tahun Baru

Pada moda angkutan jalan, Kemenhub akan berkoordinasi dengan Korlantas Polri dan stakeholder terkait dalam hal skenario penanganan kemacetan di jalan tol dan di jalan arteri, mulai dari menerapkan kebijakan pemberlakuan contraflowone way, buka-tutup rest area dan optimalisasi gardu gerbang tol dan mobile reader serta adanya imbauan untuk tidak mudik/balik di hari yang sama secara bersamaan yang akan di terapkan di area jalan tol.

Kemenhub, lanjut Budi, juga akan melakukan penerapan pembatasan angkutan barang yang keluar masuk Jakarta juga pada hari dan jam-jam tertentu. Kemenhub juga mendalat masukkan dari Komisi V DPR agar kendaraan-kendaraan truk pengangkut barang selain angkutan logistik, makanan/minuman, obat-obatan dan bahan bakar untuk tidak beroprasi di masa libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 selama 23 Desember 2020 sampai dengan 3 Januari 2021.

3. Kemenhub lakukan persiapan jelang libur panjang Natal dan Tahun Baru 2021

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama 3 (tiga) Menteri Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2020, masa libur akhir tahun dimulai dari 24 Desember 2020 hingga 1 Januari 2021 (11 hari).

Kemenhub telah mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi, termasuk apabila ada pengurangan hari libur pada akhir 2020 sesuai dengan arahan Presiden Jokowi. Selanjutnya, Kemenhub telah menyusun langkah-langkah persiapan penyelenggaraan Angkutan Natal dan Tahun Baru 2020/2021.

Pada minggu pertama Desember, akan dilaksanakan rapat koordinasi gabungan dengan Korlantas, Kementerian PUPR, Jasa Marga, dan seluruh stakeholder terkait. Kemudian pada akhir bulan November sampai dengan Desember 2020, Kemenhub juga secara intensif akan melaksanakan ramp check di seluruh moda.

Dalam penyediaan layanan transportasi Nataru 2020, Kemenhub bersama operator jasa transportasi telah menyiapkan prasarana dan sarana transportasi di seluruh wilayah Indonesia dengan konsentrasi pelayanan pada 105 terminal, 58 dermaga penyeberangan, 51 pelabuhan laut, 50 bandar udara, serta 9 Daerah Operasi (Daops) dan 4 Divisi Regional (Divre).