Kategori
Rekreasi

Tips Mengunjungi Desa Wisata Baduy

Kenali Rute, Aturan, dan Tips Mengunjungi Desa Wisata Baduy

Tips Mengunjungi Desa Wisata Baduy – Salah satu desa adat yang masih memegang teguh adat istiadatnya adalah Desa Adat Baduy yang terletak di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten. Kawasan Desa Adat Baduy belakangan ini menjadi perbincangan hangat setelah muncul wacana penghapusan daearah ini sebagai destinasi wisata.

Masyarakat Badui sendiri yang menginginkannya, lalu berharap menjadi cagar budaya. Permintaan masyarakat Baduy ini kabarnya disampaikan lewat sebuah surat terbuka yang dikirim ke Presiden Joko Widodo pada Senin.

Belakangan, surat itu dibantah dan disebut tidak mewakili seluruh tokoh serta masyarakat Baduy. Menurut Kepala Desa Kanekes, Jaro Saija, Desa Kanekes sebagai tempat tinggal masyarakat Baduy masih boleh dikunjungi wisatawan.

Namun, warga Baduy meminta agar nama Wisata Baduy diganti menjadi Saba Budaya Baduy. Ini artinya wisatawan yang berkunjung tujuannya adalah untuk silaturahmi, bertemu, dan berinteraksi. Sementara jika wisata, orang Baduy seolah-olah menjadi tontonan.

Jaro Saija mengatakan situs poker online penyebutan Saba Budaya Baduy sebetulnya sudah ada sejak beberapa tahun lalu. Bahkan sudah dibentuk peraturan desa mengenai Saba Budaya.

Nah, kalau kamu berencana mengunjungi Saba Budaya Baduy, berikut rute, aturan, dan tips-tipsnya yang harus kamu pahami.

Aturan yang harus kamu patuhi

Masyarakat Baduy dikenal selalu memegang teguh adat istiadat dan aturan. Oleh karena itu, ada beberapa peraturan yang wajib kamu patuhi saat berkunjung ke Desa Adat Baduy.

Jika kamu berada di Baduy Dalam, kamu dilarang mengambil foto atau video lewat perangkat apa pun. Jika mandi di sungai tidak boleh menggunakan sabun, sampo, dan pasta gigi.

Selain itu, masyarakat Baduy juga dikenal sangat memelihara alam dengan baik. Oleh karena itu, kamu dilarang keras untuk membuang sampah sembarangan. Para wisatawan yang berkunjung diwajibkan membawa kembali sampah-sampah mereka.

Cara menuju Desa Baduy

Desa Adat masyarakat Baduy terletak di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten. Desa ini terletak sekitar 160 kilometer dari pusat Kota Jakarta.

Waktu yang ditempuh untuk menuju Desa Kanekes adalah sekitar lima jam perjalanan. Dari Jakarta, kamu bisa naik KRL dari Stasiun Tanah Abang menuju Rangkasbitung, ibu kota Kabupaten Lebak.

Sampai di Rangkasbitung, kamu bisa melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan umum berupa elf lokal untuk menuju Ciboleger, yang merupakan pintu gerbang menuju Kampung Baduy.

Dari sinilah perjalanan trekking dimulai. Sebenarnya, ada dua jalur yang bisa kamu pilih, yakni Ciboleger dan Cijahe.

Jalur Ciboleger ini lebih ramah turis dengan fasilitas lengkap dan suasana yang ramai. Namun jika lewat jalur ini, diperlukan trekking sekitar 4-5 jam. Jalur Cijahe memiliki jalan yang cukup rusak dan berlubang, tetapi hanya durasi trekking kurang dari satu jam saja.

Sebelum sampai ke Desa Adat Baduy di Kanekes, kamu akan menjumpai beberapa kampung baduy luar dan Taman Nasional Ujung Kulon Pandeglang. Sesampainya di pintu gerbang Desa Kanekes, kamu kembali bisa melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.

Tips-tips berkunjung ke Desa Adat Baduy

Sangat disarankan menyiapkan kondisi fisik dan stamina jika ingin bersilaturahmi ke Desa Adat Baduy. Pasalnya, untuk bisa sampai ke kampung-kampung di Baduy Dalam, kamu harus menempuh perjalanan dengan berjalan kaki melewati jalur setapak.

Kamu bisa menyiapkan peralatan yang akan digunakan menuju Desa Adat Baduy, seperti sepatu trekking, jaket, ransel, jas hujan, dan juga senter. Satu hal lagi yang perlu kamu ketahui, kamu tidak akan menemukan warung makan di Baduy Dalam. Disarankan membawa perbekalan sendiri.

Jika kamu memutuskan menginap di rumah penduduk, kamu bisa membawa beras, sayuran, lauk pauk, dan air minum yang banyak mengingat air bersih di Baduy hanyalah dari air sungai. Kamu juga bisa membawa makanan ringan, kopi, teh, dan gula.

Sesampainya di rumah penduduk, kamu bisa meminta tuan rumah untuk memasakkan makan malam dan sarapan buat rombonganmu. Jangan lupa juga untuk mengisi buku tamu dan menyelipkan selembar Rp50 ribu di buku tersebut.

Kategori
Rekreasi

Wisata Lawang Sewu

Wisata Lawang Sewu: Info Rute, Lokasi, Harga, dan Tips Liburan

Wisata Lawang Sewu – Sebagai ibukota Jawa Tengah, Semarang mempunyai daya tarik tersendiri untuk mendatangkan wisatawan dari luar. Selain dari Bandeng Presto-nya yang khas, salah satu yang menarik wisatawan untuk datang ke Semarang adalah Lawang Sewu. Lawang Sewu menjadi salah satu wisata paling favorit di Kota Semarang.

Baru-baru ini video seorang YouTuber yang sedang Login IDNPLay Poker APK liburan ke Lawang Sewu Semarang viral di media sosial. Seorang satpam meminta YouTuber tersebut membayar Rp3 juta, karena merekam video untuk kepentingan vlog di Lawang Sewu. Pemilik akun YouTube Kirandika Channel  itu pun mengaku tak tahu mengenai biaya tersebut.

Jadi, sebenarnya berapa biaya yang harus disiapkan ketika liburan ke Lawang Sewu ya? Nah, biar gak salah paham atau bahkan “tertipu”, simak dulu informasi Wisata Lawang Sewu di Semarang berikut ini!

Rute menuju Lawang Sewu

Dari Jakarta:

Jika kamu menggunakan kereta api atau bus, kamu harus menuju Yogyakarta terlebih dahulu. Setelah itu, naik bus Yogyakarta-Semarang, lalu turun di Terminal Banyumanik atau Terminal Terboyo. Kemudian lanjutkan perjalanan dengan angkutan umum atau ojek menuju Simpang Lima Semarang.

Jika naik kendaraan pribadi, kamu bisa masuk ke tol Cipali-Palimanan, lalu arahkan kendaraan menuju Tegal, Pekalongan, Kendal, dan Semarang. Jika kamu sudah sampai di Semarang, arahkan kendaraan menuju Simpang Lima sebagai patokan utama.

Dari Simpang Lima, arahkan kendaraan lurus mengikuti Jalan Pandaran. Jalan terus sejauh 2,3 kilometer. Setelah itu, kamu akan bisa menemukan lokasi Lawang Sewu yang berada di sebelah kanan bundaran.

Tips liburan ke Lawang Sewu

Ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan selama liburan di Lawang Sewu, antara lain:

  • Sebaiknya bawa uang tunai secukupnya, karena sistem pembayaran di tempat ini masih menggunakan tunai.
  • Hindari menyentuh benda-benda bersejarah yang ada di sana, supaya tidak rusak.
  • Jika ingin mengambil ingin menggunakan tempat ini untuk foto pre wedding atau lokasi syuting, harus meminta izin terlebih dahulu kepada pihak pengelola.
  • Jika kamu membawa kamera profesional, handycam, atau GoPro, sebaiknya komunikasikan dengan petugas, supaya tak terjadi kesalahpahaman.
  • Selalu jaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya.

Lokasi, jam operasional, dan harga tiket

Lokasi: Jala Pemuda, Sekayu, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah

Jam operasional: Senin-Minggu pukul 07.00-21.00 WIB

Harga tiket: Rp10 ribu untuk dewasa dan Rp5.000 untuk anak-anak

Jika kamu menggunakan Lawang Sewu untuk lokasi syuting atau pre wedding, biayanya mulai dari Rp3 jutaan per jam.

Daya tarik Lawang Sewu

Salah satu gedung bersejarah di Indonesia ini tak hanya menjadi ikon Semarang. Terdapat beberapa daya tarik yang membuat bangunan ini selalu ramai dikunjungi wisatawan.

Sesuai namanya, daya tarik utama tempat ini adalah memiliki banyak pintu. Selain terlihat keren, hal inilah yang menjadi tantangan tersendiri bagi wisatawan untuk melaluinya.

Arsitekturnya yang unik membuatnya tampak estetik, sehingga berfoto di berbagai sudutnya tampak epik. Salah satunya seperti di gedung utama yang memiliki kaca mozaik dan pintu-pintu berjajar bak labirin.

Selain unik dan estetik, Lawang Sewu juga dikenal dengan mitos dan cerita horornya. Konon, terdapat ruang bawah tanah yang menjadi bekas tempat pembantaian pada zaman penjajahan. Pengunjung pun penasaran dengan hawa mistis yang sangat kental di sini.

Nah, itulah info wisata Lawang Sewu di Semarang yang perlu kamu pahami. Semoga info kali ini bisa membantumu saat liburan ke sana ya.

Kategori
Rekreasi

Wisata Gunung Telomoyo

Wisata Gunung Telomoyo: Info Rute, Harga, Lokasi, dan Tips Liburan

Wisata Gunung Telomoyo – Gunung Telomoyo menjadi pusat perhatian belakangan ini. Saya pernah menggapai puncaknya waktu itu. Magelang yang berada di Jawa Tengah memiliki keindahan alam yang melimpah.

Selain Aplikasi IDN Poker pantai, gunung menjadi jujugan wisata favorit banyak orang, karena panoramanya benar-benar indah dan asri. Sayangnya, gak semua orang bisa mendaki gunung, karena tak punya kekuatan sama untuk berjalan menanjak dalam waktu lama.

Kalau kamu termasuk orang yang kesulitan mendaki, Wisata ini bisa jadi pilihanmu. Naik motor untuk mendaki pun gak masalah. Berikut informasi lengkap Wisata Gunung Telomoyo, Magelang, Jawa Tengah, yang bisa jadi bekal liburanmu.

Rute menuju Wisata Gunung Telomoyo

Rute dari Kota Magelang:

  • Jalan Sriwijaya-Jalan Beringin I-Jalan Beringin II-Jalan Soekarno Hatta-Jalan Magelang-Kopreng-Jalan Grabag-Merapisari-Wisata Telomoyo

Tips mengunjungi Wisata Gunung Telomoyo

Ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan selama liburan, antara lain:

  1. Selalu bawa pakaian yang hangat biar gak kedinginan.
  2. Kalau mendaki dengan motor, usahakan cek mesin dan bensinnya dahulu.
  3. Bawalah kamera DSLR kalau berencana ingin mengambil momen terbaik.
  4. Datanglah saat bukan musim liburan biar gak ramai.

Lokasi, jam operasional, dan harga tiket

Lokasi: Desa Pandean, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah

Jam operasional: 06.00-17.00 WIB (tidak camping), 24 jam (camping)

Harga: Rp10 ribu

Aktivitas yang bisa dilakukan

Kamu bisa mendaki sembari menikmati panoramanya yang menawan. Kalau gak suka mendaki dengan jalan kaki, kamu bisa naik motor atau mobil, lho.

Untuk mencapai puncaknya, butuh waktu sekitar setengah jam dengan naik motor. Kalau berjalan kaki membutuhkan waktu dua jam menuju puncak.

Sesampainya di puncak, kamu akan disuguhkan pemandangan matahari terbit yang amat memukau. Kalau gak suka bangun pagi, datanglah pukul 16.00 WIB untuk menikmati matahari terbenamnya. Suasananya magis banget!

Untuk kamu yang suka berfoto kekinian, terdapat beberapa spot menarik yang bisa dimanfaatkan. Salah satunya gardu pandang yang menghadap ke tebing. Kamu bisa melihat cantiknya pemandangan gunung di sekitarnya.

Nah, itulah informasi lengkap soal Gunung Telomoyo di Magelang, Jawa Tengah, yang menawan. Wisata murah meriah dan menyenangkan, cocok buat dikunjungi segala umur.

Kategori
Travel

Wisata Gili Trawangan

Wisata Gili Trawangan: Informasi Lokasi, Rute, Harga, dan Tipsnya

Wisata Gili Trawangan – Gili Trawangan merupakan gili terbesar dari deretan tiga pulau di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Dibandingkan Gili Meno dan Gili Air, Gili Trawangan lebih identik dengan pesta, sehingga cenderung lebih ramai wisatawan.

Kalau kamu berencana liburan ke Gili Trawangan, informasi wisatanya meliputi lokasi, rute, harga, dan rekomendasi aktivitas seru di bawah ini bisa jadi bekalmu.

Lokasi, jam operasional, dan harga tiket

Lokasi: Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat

Jam operasional: 24 jam

Harga: gratis

Rute menuju Gili Trawangan

  • Naik perahu dari Padang Bai, Tanjung Benoa, Pulau Serangan, hingga Sanur, Bali.
  • Dari Bandara Lombok menuju ke Pelabuhan Bangsal atau Teluk Nara untuk menyewa perahu menuju Gili Trawangan.

Aktivitas yang bisa kamu lakukan di Gili Trawangan

Snorkeling dan diving menjadi hal yang harus dilakukan saat mengunjungi Gili Trawangan. Keindahan terumbu karang beserta biota lautnya sangat menawan. Terdapat pula patung manusia bawah laut yang cantik.

Menjelang matahari terbenam, kamu bisa menikmati keindahan pantai dengan naik ayunan sembari menikmati keindahan sunset. Dijamin pikiran dan jiwa terasa tenang, semua masalah seakan menghilang.

Saat mengunjungi Gili Trawangan, penggunaan kendaraan bermotor tak diperbolehkan. Maka dari itu, satu-satunya transportasi yang boleh digunakan adalah sepeda. Menjelajahi Gili Trawangan dengan sepeda bikin liburanmu jadi asyik banget.

Selain sepeda, ada pula penyewaan kuda untuk berkeliling sekitar pantai. Datanglah ke Sunset Point untuk menyewa kuda seharga Rp100 ribu bersama guide. Menyusuri tepi pantai naik kuda saat sunset seakan membuatmu jadi “anak sultan” deh.

Tips berkunjung ke Gili Trawangan

  1. Datanglah saat tak musim liburan biar gak terlalu ramai.
  2. Kalau ingin lebih murah, naiklah perahu umum dari Pelabuhan Bangsal hanya seharga Rp15 ribu.
  3. Gunakan alas kaki yang nyaman saat mengelilingi pulau.
  4. Jangan kembali ke penginapan terlalu larut, karena cenderung sepi dan gelap.
  5. Carilah persewaan sepeda yang paling murah biar lebih hemat.

Itulah informasi lengkap Gili Trawangan semoga bisa jadi bekal liburanmu ya.