Kategori
Travel

Australia Tangguhkan Bubble Travel Selandia Baru Lockdown

Australia Tangguhkan Bubble Travel Selandia Baru Lockdown

Australia Tangguhkan Bubble Travel Selandia Baru Lockdown – Lockdown merupakan tindakan darurat atau kondisi saat orang-orang untuk sementara waktu dicegah memasuki atau meninggalkan area atau bangunan yang telah ditentukan selama ancaman bahaya berlangsung. Beberapa negara yang telah menerapkan lockdown adalah Italia dan Denmark.

Contoh dari kebijakan ini seperti meliburkan sekolah, dilarang bepergian, dan tidak boleh beraktivitas di area publik demi mencegah penyebaran virus. Selandia Baru telah mendapatkan pujian dari berbagai negara karena mampu mengatasi bencana wabah virus corona.

Dengan populasi sekitar 5 juta penduduk, negara tersebut hanya mencatat sekitar 2.330 kasus infeksi. Kematian akibat virus corona hanya 25 orang. Usai beberapa bulan tidak ada kasus infeksi, kini Selandia Baru menerapkan Club388 Deposit Pulsa penguncian (lockdown) karena kembali mendeteksi adanya penduduk yang terinfeksi virus corona. Langkah tersebut dilakukan khusus di kota terbesarnya yakni Auckland.

1. Penguncian selama tiga hari
1608430552137 2d588b538864a3b2a1a0b557d321694d 60481f1c7257a84861ac08d40b3b11d7 - Australia Tangguhkan Bubble Travel Selandia Baru Lockdown

Lebih dari dua bulan Selandia Baru aman dari infeksi virus corona. Tapi kali ini pemerintah setempat kembali mendeteksi adanya infeksi. Karena itu, Perdana Menteri Jacinda Ardern langsung turun tangan dan memutuskan melakukan penguncian di kota terbesar Auckland.

Melansir dari kantor berita Reuters, dalam konferensi persnya di ibukota Wellington, PM Ardern mengatakan “Kita telah membasmi virus sebelumnya dan kita akan melakukannya lagi.” Penguncian yang di terapkan untuk Auckland akan berlaku selama tiga hari dengan batasan level tiga.

Hal itu berarti semua penduduk di wajibkan untuk tetap berada di dalam rumah. Mereka diperbolehkan keluar hanya untuk keperluan penting dan mendesak seperti belanja bahan makanan atau berobat ke dokter. Semua tempat umum di tutup dan pertemuan di luar rumah di larang kecuali pernikahan dan pemakaman. Namun itu juga di batasi hanya untuk 10 orang saja.

2. Kasus terbaru menginfeksi keluarga
1613371312257 2d588b538864a3b2a1a0b557d321694d 7a9884206b6b1fabaf47265ee45e763f - Australia Tangguhkan Bubble Travel Selandia Baru Lockdown

Dari konferensi pers yang di sampaikan oleh PM Ardern, ada tiga orang yang terdeteksi terinfeksi virus corona di Auckland. Ketiganya adalah satu keluarga dan mereka terdeteksi mulai pada akhir bulan lalu, yakni pada tanggal 24 Januari. Mereka yang terinfeksi adalah suami istri dan putrinya.

Menurut Ardern, tiga hari adalah waktu yang cukup untuk mengumpulkan informasi, melakukan pengujian skala besar, dan menentukan apakah sudah menulari ke anggota komunitas masyarakat yang lainnya.

Dari tiga kasus itu, semuanya terdeteksi terinfeksi varian baru Inggris yang di anggap berbahaya. Perempuan dari pasangan yang terinfeksi bekerja di perusahaan katering maskapai penerbangan dan pihak perusahaan telah di hubungi oleh yang berwajib.

Pemerintah juga telah mengumumkan peringatan akan adanya infeksi tersebut ke seluruh negeri dan menaikkan level kewaspadaan hingga tingkat dua yang berarti pertemuan di restoran dan kafe di batasi hanya untuk 100 orang.

Melansir dari laman BBC, Phil Goff, Walikota Auckland, mengatakan “Kasus baru COVID-19 di masyarakat adalah sesuatu yang tidak seorang pun dari kami inginkan. Pembatasan adalah cara terbaik untuk membasmi virus,” ujarnya.

Penguncian di Auckland akan berdampak pada sekitar 1,7 juta penduduk. Toko-toko non-esensial akan tutup dan perjalanan dua arah dari kota Auckland akan di batasi. Sebanyak delapan pos pemeriksaan di perbatasan di buat untuk melakukan pemeriksaan ketat.

3. Australia bergerak cepat untuk melakukan penangguhan perjalanan
img 20210215 134525 2d588b538864a3b2a1a0b557d321694d c4bad222a28dbc0a80703c3f26f35deb - Australia Tangguhkan Bubble Travel Selandia Baru Lockdown

Selandia Baru dan Australia telah bekerja sama untuk menjalin “bubble travel” atau gelembung perjalanan antar dua negara yang memperbolehkan pelancong berkunjung tanpa karantina. Namun karena keputusan Ardern melakukan penguncian di Auckland, hal itu juga berdampak kepada perjanjian bubble travel dengan Australia.

Melansir dari kantor berita Reuters, Paul Kelly, kepala petugas medis Australia segera melakukan pertemuan mendesak setelah ada pengumuman penguncian di Selandia Baru. Dalam pertemuan itu di umumkan lewat situs Departemen Kesehatan Australia, yang menyatakan bahwa semua penerbangan dari Selandia Baru selama 72 jam sejak di umumkan, penumpang harus menjalani karantina selama 14 hari.

Pada saat yang sama, Australia juga melaporkan dua kasus baru di negara bagian Victoria. Satu kasus menginfeksi seorang anak berusia tiga tahun. Mereka di curigai terlibat kontak dari pekerja hotel karantina bandara Melbourne, di mana otoritas kesehatan saat ini telah melakukan penguncian selama lima hari lamanya.